Ini Foto dan Kronologi Bom Bunuh Diri di Markas Polres Surakarta

Terkuak sudah identitas pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah. Dari identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) hasil olah Tempat kejadian Perkara (TKP) pihak kepolisian, pelaku diduga merupakan warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

Inilah sosok pelaku, saat tim ident melakukan olah TKP.

Pelaku diketahui bernama Nur Rohman (31) warga RT 001/ RW 012 Sangkrah. Ketika dimintai konfirmasi, Lurah Sangkrah, Singgih Bagijono membenarkan bahwa Nur Rohman merupakan warga Sangkrah.

“Dari informasi yang beredar, sesuai KTP, pelaku warga Sangkrah,” ungkap Singgih kepada akarnews.com di kantor Kelurahan Sangkrah, Selasa (5/7/2016) siang


Kronologi Kejadian Bom Bunuh Diri

Pada pukul 07.35 Seorang pengendara sepeda motor berusaha menerobos penjagaan markas polres Surakarta yang sedang melaksanakan apel pagi dan di hentikan oleh anggota provos, pengendara motor tersebut tetap nyrobot masuk melalui penjagaan, provos atas nama bripka BA mengejar pengendara motor tersebut, tepat di depan SPKT bom meledak dari badan pengendara motor tersebut dan mengenai bagian muka bripka BA.

seperti inilah kondisi detail pelaku bom bunuh diri markas Polresta Solo

Info sementara, pelaku meninggal dunia dan bripka BA tersebut luka-luka di bagian wajah. Saat ini sedang dilakukan olah TKP dan pendataan oleh Polres Surakarta.

Bangkai motor yang dipakai pelaku bom bunuh diri

Melalui adanya berita ini kami himbau agar seluruh anggota yang bertugas baik di jalur mudik, penjagaan markas dan yang patroli agar tetap siap siaga dan tidak lengah menghadapi libur panjang ini.

Selamat bertugas.

Inilah Relis Foto Ledakan Dahsyat di Pusat Perbelanjaan Baghdad yang perlu Anda ketahui

Anggapremeh - Sekali lagi teror di ibukota Baghdad menghancurkan pusat perbelanjaan yang ramai pengunjung yang ingin menyiapkan hari lebaran Idul Fitri. Setidaknya ratusan wanita dan anak-anak tewas dalam ledakan dahsyat yang dilakukan oleh teroris ISIS Wahabi yang menghalalkan darah setiap muslim yang tidak sepaham dengan mereka.

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sebelum dan sesudah kejadian

Pusat perbelanjaan Hadi Center yang tadinya berdiri megah, kini sangat rapuh dan porak poranda dihantam bom yang dilakukan oleh teroris yang tidak bertanggung jawab. Keramaian dan suasana riang gembira karna sebentar lagi umat Muslim menyambut Idul Fitri terpaksa harus ramai oleh isak tangis dan kemalangan karna kawan, saudara, orang tua, anak dan atau siapun juga harus mati dan menderita sia-sia menjadi korban peledakan yang dilakukan oleh orang yang sudah mati rasa kemanusiaannya.

Kematian telah menjemput siapa saja tanpa memandang agama, usia, warna kulit dan juga jenis kelamin. Bom tetaplah bom, dia akan tetap menerjang siapapun yang ada disekitarnya, yang beruntung mungkin mereka masih bisa selamat, namun yang nasibnya tidak beruntung terpaksa harus berpindah alam dari dunia nyata ke dunia fana.

Berikut ini beberapa gambar yang diambil dari distrik Karrada, sebelum dan sesudah ledakan yang menewaskan lebih dari seratus orang dan melukai ratusan lainnya;

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sebelum kejadian 1

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sebelum kejadian  2

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sebelum kejadian 3

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 1

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sebelum kejadian 4

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 2

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 3

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 4

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 5

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 6

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 7

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 8

Ledakan dahsyat di pusat perbelanjaan Baghdad sesudah kejadian 9

Nasehat Ibu Tercantik untuk anak Gadisnya

Suatu pagi seorang anak gadis berkata pada Ibunya,: "Ibu, ibu selalu terlihat cantik. Aku ingin sepertimu. Beritahulah aku caranya..."

Nasehat Ibu Tercantik untuk anak Gadisnya

Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang Ibu menjawab,:
...

"Untuk Bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik.."

"Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapapun... "

"Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain..."

"Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin..."

"Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat..."

"Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batin ..."

"Anakku...
Janganlah sombong akan kecantikan fisik,karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian..."

Selamat berjuang menyemai dan menanam bibit-bibit kebajikan...

Ingat! Kesempatan tidak selalu membuat hidup kita lebih baik, tapi perubahan diri kita mengubah segalanya ..

(KTB Ministry)

Video nyata, Kisah Cinta Anjing dan Ikan Mas

Anggapremeh - Anjing ini mendekati sebuah kolam yang berisi banyak ikan (mungkin sejenis ikan mas), tampak seekor ikan yang berwarna keemasan mendekat ke anjing sambil mulutnya tak henti - hentinya mengecap di permukaan air.

Kisah Cinta Anjing dan Ikan Mas

Saat sang anjing mendekatkan mulutnya dan menjilati kepala ikan, maka sang ikanpun langsung saja membalas jilatan anjing tersebut dengan kecupan dengan penuh semangat.

Kejadian lucu percintaan 2 binatang yang berbeda bentuk ini terjadi cukup lama, keduanya tampak sangat asik dan menikmati sensasi kemesraannya.

Video Kisah cinta Anjing dan Ikan Mas.

Mungkin itulah yang namanya cinta, karna cinta itu buta.. ceilehh

Video Walau menggunakan kaki palsu, wanita ini tetap semangat

Namanya Gabi, saat usianya 9 tahun dia terpaksa harus menerima kenyataan bahwa dia terkena penyakit yang sangat menakutkan, yakni kanker, kakinya terpaksa harus diamputasi hingga batas paha oleh dokter demi untuk menyelamatkan nyawanya.

Walau menggunakan kaki palsu, wanita ini tetap semangat

Walaupun kini gadis cantik ini cacat dan harus menggunakan kaki palsu, namun semangatnya sangat kuat menjalani hidup ini, butuh waktu satu tahun baginya untuk berjalan, dan butuh satu tahun lagi baginya untuk mulai belajar menari, dapat kita bayangkan begitu sulitnya hidup yang dia alami, namun dia tetap semanga, dan kini kemampuan menarinya sangat baik kendatipun tanpa kaki yang sempurna.

Di dunia ini ada begitu banyak gabi - gabi lainnya, namun paling tidak, dia dapat mewakili jutaan orang yang mengalami cacat fisik, namun tetap semangat dalam menjalani hidup, kenyataannya banyak diantara mereka yang sukses meraih impiannya.

Jadi jika mereka yang punya kekurangan fisik masih saja tetap semangat menjalani hidup dan meraih impian, mengapa kita yang sehat harus putus asa.??

Pingin tau videonya, silakan tonton di youtube Jangan Pernah Menyerah meraih impian Anda.

Ruhut Sitompul muak dan mengkritik sangat pedas liat kelakuan menjijikkan Fadli Zon

Anggapremeh.com - KJRI New York membenarkan telah menerima surat Setjen DPR yang meminta fasilitas bagi putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon selama di New York. Namun pihak KJRI menolak memfasilitasi karena keterbatasan anggaran.

Ruhut Sitompul Siraja Minyak Rupanya

Anggota komisi III DPR Ruhut Sitompul mengapresiasi pihak KJRI yang tak memberikan pendampingan bagi anak Fadli Zon itu. Menurutnya, tidak selayaknya Fadli meminta fasilitasi keluarga kepada KJRI.

"Saya rasa yang menolak harus dikasih reward, karena apapun dia menjalankan tugas dengan kemandirian. Sudah tepat," ucap Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Ruhut mengatakan, setiap anggota DPR adalah pejabat negara yang sama dengan pimpinan DPR. Namun tidak serta merta bisa meminta fasilitasi kepada KJRI atau KBRI di luar negeri, baik langsung atau melalui staf.

"(Permintaan fasilitasi) Itu tidak wajar. Sangat memalukan dan menjijikan," kritik jubir Partai Demokrat itu.

Ruhut bercerita dia tidak pernah meminta fasilitas kepada KJRI atau KBRI jika hendak ke luar negeri. Meski dia punya kerabat di antaranya Dubes RI di Perancis Hotmangaradja Pandjaitan.

"Kita masih mengerti, apalagi sekarang anggaran sulit. Jadi jangan merepotkan, mereka juga punya tugas di sana," kata Ruhut.

Sebelumnya, Fadli Zon membantah mengirimkan surat kepada KJRI New York yang meminta fasilitasi atas anaknya yang sedang mengikuti kegiatan Stagedoor Manor Camp.

Fadli menyebut dia hanya melapor kepada stafnya yang mungkin ditindaklanjuti dengan surat ke KJRI. Fadli sudah meminta maaf dan siap mengganti biaya yang dikeluarkan KJRI.

(detik.com)

Ini 8 poin pernyataan Fadli Zon Terkait Polemik Putinya Shafa Sabila

Anggapremeh.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon jadi sorotan terkait beredarnya surat permintaan penjemputan untuk putrinya yang berkunjung ke New York. Fadli Zon menegaskan bahwa tidak ada satupun permintaan fasilitas kepada anaknya yaitu Shafa Sabila Fadli di New York dalam kegiatan Stagedoor Manor Camp dari 12 Juni hingga 12 Juli 2016.

Fadli Zon dan putrinya Shafa Sabila

Fadli membuat 8 poin pernyataan soal polemik surat permintaan penjemputan putrinya ke KJRI New York, Selasa (28/6/2016). Fadli membantah meminta fasilitas ke KJRI New York. Dia menegaskan hanya meminta staf Setjen DPR melaporkan kedatangan putrinya ke New York. Namun yang sekarang ramai dibahas adalah adanya surat permintaan fasilitas berkop Setjen DPR ke KJRI New York.

"Saya menegaskan tidak ada permintaan penyediaan fasilitas negara, baik secara pribadi maupun institusi, kepada pihak KJRI New York untuk anak saya Shafa Sabila selama kegiatannya di New York," tulisnya dalam keterangan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Berikut 8 poin pernyataan Fadli:

PRESS RELEASE

Klarifikasi Terkait Kegiatan Shafa Sabila Fadli ke New York

Terkait tersebarnya berita faksimili dari Setjen DPR kepada KJRI New York perihal kegiatan anak saya, Shafa Sabila Fadli di New York, Saya menegaskan beberapa hal:
  1. Tidak ada permintaan penyediaan fasilitas negara, baik secara pribadi maupun institusi, kepada pihak KJRI New York untuk anak saya Shafa Sabila selama kegiatannya di New York.
  2. Tidak ada instruksi atau arahan dari saya kepada Setjen DPR RI untuk membuat surat permohonan penyediaan fasilitas dan pendampingan terkait dengan kegiatan anak saya selama di New York. Sehingga, secara pribadi, saya juga tidak mengetahui pengiriman surat dari Setjen DPR RI ke KJRI New York.
  3. Saya hanya meminta kepada staf sekretariat untuk menyampaikan pemberitahuan kepada KJRI New York tentang kegiatan Shafa Sabila di New York dalam Stagedoor Manor Camp 2016 dari 12 Juni hingga 12 Juli 2016. Maksud pemberitahuan kepada KJRI New York dilakukan sebagai upaya memenuhi imbauan Kementerian Luar Negeri untuk melakukan lapor diri bagi WNI yang melakukan kunjungan ke luar negeri. Anak saya perempuan berusia 18 tahun melakukan perjalanan ke New York seorang diri. Ini adalah keempat kalinya Ia ikut kegiatan tersebut sejak 2013. Sudah sepantasnya setiap warga negara Indonesia perlu melaporkan diri di kantor perwakilan pemerintah setempat atas nama keamanan dan lain-lain.
  4. Terkait pernyataan dari Konsul Jenderal RI di New York (Bambang YP Siahaan, dalam berita di detik) yang menyatakan bahwa adanya permintaan pendampingan bagi Anak saya selama di New York. Sekali lagi saya nyatakan tak pernah meminta permohonan tertulis maupun lisan terkait hal tersebut. Sebab kegiatan Stagedoor Manor Camp berlangsung di tempat khusus di Loch Sheldrake (2 jam dari New York City) adalah tempat terpencil di New York State di mana peserta harus tinggal dan menetap serta tak boleh didampingi sama sekali. Sehingga tak pernah saya meminta fasilitas pendampingan dan tak ada gunanya. Terkait penjemputan, ini ternyata inisiatif staf saya memastikan tak ada masalah imigrasi dan menjamin keselamatan anak saya dari bandara ke tempat tinggal di rumah kawan orang Indonesia. Tak ada fasilitas lain. Saya seharusnya mengantar anak saya tahun ini, namun karena padatnya kegiatan di DPR jadi tak memungkinkan.
  5. Sebagaimana tercantum di dalam Tugas Pokok Organisasi Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, salah satunya adalah penyelenggaraan fungsi pengayoman, pelayanan, perlindungan dan pemberian bantuan hukum dan fisik kepada Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia. Sehingga, siapapun warga negara memiliki hak untuk mendapatkan penyelenggaraan fungsi dari organisasi perwakilan RI di Luar Negeri.
  6. Jika pun ada yang keliru dengan maksud saya, maka melalui rilis ini saya meminta maaf. Saya segera mengirimkan biaya pengganti transportasi dari bandara ke rumah kawan orang Indonesia kepada pihak KJRI New York melalui Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Biaya tersebut adalah pengganti bensin selama 30-40 menit. Saya perkirakan dana KJRI yang terpakai untuk bensin sekitar USD 100 (Rp. 1.340.000).
  7. Kegiatan anak saya, Shafa Sabila Fadli di New York bukan dalam rangka liburan. Shafa Sabila mengikuti program Stagedoor Manor Camp 2016 yang berlokasi di Loch Sheldrake, New York. Stagedoor Manor camp semacam sekolah singkat teater atau performing art bagi para remaja berusia 10-18 tahun, yang sudah berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. Banyak alumni dari program tersebut yang sudah menjadi artis-artis ternama seperti Natalie Portman, Mandy Moore, Sebastian Stan, Zach Braff, Ansel Elgort, Robert Downey Jr, Shawn Levy, dan masih banyak lagi. Pada program tahun ini, Shafa terlibat sebagai salah satu peran utama "Nine" Musical Play. Sebelumnya tahun 2015 Shafa menjadi salah satu peran utama "Sweet Charity". Tahun 2014, Shafa ikut dalam "Evita" dan 2013 "Miss Saigon." Tahun ini Shafa adalah satu-satunya anak Indonesia yang ikut dalam kegiatan seni teater tersebut.
  8. Penyebarluasan surat faksimili yang juga memuat nomor handphone putri saya telah membuat anak saya menerima ratusan SMS. Ini tentu mengganggu kegiatannya dalam kegiatan Stagedoor Manor Camp. Saya berharap pihak KJRI atau KBRI Washington yang menyebarluaskan surat tersebut bisa menjelaskan. Saya juga berharap pihak KBRI Washington bisa membuka data siapa saja yang pernah dijemput atau difasilitasi menggunakan dana KBRI atau KJRI. Saya ingin memastikan bahwa penyebarluasan berita ini bukan dalam rangka diskriminasi karena saya termasuk politisi yang berada di luar pemerintahan.

Terima kasih,

Fadli Zon

(detik.com)