Ini Kata Eks Relawan Teman Ahok tentang motifasi bongkar manipulasi KTP

Anggapremeh.com - Sebagian eks relawan Teman Ahok yang kecewa dengan transparansi Teman Ahok mbalelo dengan mengungkap rahasia manipulasi pengumpulan KTP. Sebagian di antara mereka ternyata masih terdaftar sebagai relawan Teman Ahok.

Ini Kata Eks Relawan Teman Ahok tentang motifasi bongkar manipulasi KTP

Sejumlah eks relawan Teman Ahok menggelar konferensi pers di Restoran Dua Nyonya, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2016). Mereka mengungkap bagaimana teknis pengumpulan KTP dukungan Ahok yang kini diklaim tembus 1 juta itu. Mereka menyebut ada sejumlah manipulasi dalam pengumpulan KTP.

Selain itu mereka juga mengungkap bahwa Teman Ahok bukanlah relawan. Mereka digaji mingguan dan ditarget mengumpulkan KTP. Selain itu relawan Teman Ahok di tingkatan tertentu juga mendapatkan fasilitas seperti laptop dan handphone.

Memang mereka pernah menjadi relawan Teman Ahok di wilayah. Bahkan ada yang masih terdaftar di website resmi Teman Ahok sebagai salah satu koordinator wilayah. Salah satunya adalah Dodi Hendaryadi yang tercatat sebagai penanggung jawab wilayah Pinang Ranti, Jakarta Timur. Nomor teleponnya juga terpampang.

"Saya bulan Maret sudah keluar, menurut saya kalau saya sudah keluar ya dihapus sehingga tidak ditelepon lagi," kata Dodi dalam konferensi pers itu.

Dodi bergabung dengan Teman Ahok tahun 2015 silam. Baginya pengumpulan KTP teman Ahok realnya tak sampai sejuta.

"Nggak ada data real dan benar, karena saya baru ikut bulan Juni 2015, perlengkapan sudah ditarik semua. Intinya kalau pengumpulan KTP itu ya nggak ada yang real sampai korpos-nya juga," ungkapnya.

Dodi bersama sejumlah kawannya seperti Paulus Romindo, yang dulunya adalah penanggung jawab di daerah Kamal, Jakarta Utara, menggelar jumpa pers. Mereka memilih buka-bukaan dengan empat pertimbangan sebagai berikut:
  1. Teman Ahok tidak demokratis dan transparan dalam keuangan. Kami tidak pernah diberitahu dari mana uang didapatkan dan berapa jumlahnya.
  2. Teman Ahok menyampaikan beberapa hal yang tidak sesuai fakta dan bagi kami itu kebohongan pada orang banyak.
  3. Kami takut tersangkut perkara korupsi dengan ramainya berita adanya indikasi uang Teman Ahok berasal dari aliran dana pengembang yang terkait dengan rencana reklamasi.
  4. Hati nurani kami memaksa kami untuk secara terbuka menyampaikan kesaksian ini sebagai wujud permintaan maaf kami pada masyarakat.

(detik.com)

Waw,, ternyata Ormas Parpol ini merekayasa pengakuan sakit hati Teman Ahok

Anggapremeh.com - Teman Ahok sore ini mengadakan jumpa pers di Markas Teman Ahok di Pejaten, Pasarminggu, Jaksel Rabu (22/6/2016).

Mereka memberikan tanggapan atas 'serangan' dari eks Teman Ahok. Pendiri Teman Ahok, Singgih Widiastono, menyebut mereka yang berbicara dan melakukan serangan tersebut termasuk barisan sakit hati. Pengakuan barisan sakit ini juga ternyata direkayasa sebuah ormas Parpol dan dilakukan dibawah ancaman ormas tersebut.

Teman Ahok menanggapi pengakuan publik ex-Teman Ahok. Photo by detik.com

"Yang mengerjakan konpers tadi itu bukan teman Ahok. mereka adalah barisan sakit hati," jelas Singgih dalam jumpa pers tersebut.

Selain Singgih hadir juga Teman Ahok lainnya antara lain Amalia. Singgih menyampaikan, pagi tadi sebelumnya ada seorang relawan yang datang. Dia mengaku ada ancaman agar melakukan pengakuan kalau Teman Ahok berbuat curang.

"Seorang kordinator kami beliau datang tergopoh-gopoh. Beliau cerita bahwa beliau diancam bahwa mereka diancam dari ormas," jelas Singgih.

Pria dan wanita yang melakukan jumpa pers itu diakui Singgih memang memakai seragam Teman Ahok. Ada Ormas Parpol yang intervensi dengan memberi ancaman.

"Mereka diminta untuk memberikan pengakuan itu," tegas dia tanpa merinci nama ormas.

Selain mengancam, ormas ini juga membantu para eks Teman Ahok yang sakit hati untuk merekayasa penggunaan keuangan Teman Ahok.

Ormas yang mengancam Teman Ahok ternyata berada di bawah naungan partai politik (Parpol) dan di-backing oleh para politisi Parpol yang tidak suka Ahok. Sayangnya, pendiri Teman Ahok Singgih Widiastono tak merinci Parpol yang melakukan pengancaman itu.

"Tadi pagi tepat pukul 9 saya ditanya oleh seorang koordinator posko kami, kami rahasiakan namanya. Datang tergopoh-gopoh kesini, beliau cerita bahwa beliau menerima ancaman dari sebuah ormas, ormas yang turut basicly mereka berjalan ketika ada Jokowi Ahok ada, juga yang diresmikan oleh Jokowi, ormas ini juga ada di bawah naungan partai politik," jelas Singgih dalam jumpa pers di Pejaten, Pasarminggu, Jaksel, Rabu (22/6/2016).
Ditenggarai politisi Parpol yang berada di balik pengakuan hoax para barisan sakit hati Teman Ahok berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Gerindra.

(detik).

Ini kata Amalia Ayuningtyas mengenai Manipulasi Pengumpulan KTP

Anggapremeh.com - Inilah pernyataan resmi Juru Bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas yang dikutip Anggapremeh.com dari situs resmi temanahok.com

Ilustrasi Pembusukan Teman Ahok

#PEMBUSUKANTEMANAHOK

POLITISASI BARISAN SAKIT HATI

Entah kebetulan entah tidak, semua serangan mulai gencar ketika Teman Ahok akhirnya mencapai 1 Juta KTP. Dan entah kebetulan juga, metode pembusukan-nya dilakukan ‘seolah-olah’ dari dalam. Orang yang pernah bersentuhan dengan kita, namun kemudian tersingkir dalam gerakan, tiba-tiba datang dan menggembosi gerakan. Padahal mereka, Barisan Sakit Hati ini, tidak tahu banyak tentang Gerakan karena hanya bergabung di awal, ketahuan melanggar, dan tidak tahu perkembangan. Tapi mungkin mereka berhasil menemukan pihak yang berkepentingan yang mau memfasilitasi mereka, dan mereka bersedia di politisasi.

Pagi ini, di hari Rabu siang di bulan Ramadhan, sebuah berita dari kafe di wilayah Cikini memberikan serangan. Tidak terlalu mengagetkan, karena lebih pagi lagi sebelum acara tersebut berlangsung,  salah satu PJ Posko sudah datang tergopoh ke Markas untuk memberitahu hal tersebut. Dia mengaku ditekan secara sosial, namun akhirnya lebih memilih membocorkan adanya gerakan tersebut, sekaligus meminta perlindungan dengan merahasiakan namanya.

Menurutnya, memang ada sebuah gerakan dari sebuah Ormas untuk mengumpulkan orang yang tersingkir di Teman Ahok dan memfasilitasi mereka untuk membuat pertemuan pers. Data-data dan perhitungan dibuat langsung oleh pengurus ormas yang bersangkutan, dengan keterangan terbatas dari orang-orang yang sudah dikeluarkan dari struktur.  Kita langsung “ngeh” bahwa ini adalah hal yang dijanjikan oleh seorang politisi pada malam sebelumnya di sebuah acara Televisi. Pada akhirnya, Teman Ahok masih sempat  untuk ikut datang ke acara tersebut untuk melihat apa yang terjadi secara langsung.

Berikut ada tudingan dan klarifikasi yang akan kami sampaikan;

1. Siapakah orang-orang ini, benarkah mereka relawan Teman Ahok? Benarkah mereka Digaji?

Sebelum menjawab hal tersebut, kita jelaskan Posko Teman Ahok. Selain booth Teman Ahok (yang tugas utamanya menjual Merchandise), dan Posko Partisipasi (yang dibentuk dan dibiayai sendiri oleh Warga, dan jumlah dari Posko inilah yang paling banyak), Teman Ahok juga mempunyai posko Teman Ahok.

Posko Teman Ahok adalah posko yang dibentuk sendiri oleh Teman Ahok untuk menyasar wilayah yang padat penduduk dan golongan masyarakat menengah ke bawah. Posko ini dibentuk dan dibiayai oleh Teman Ahok. Karena untuk kalangan bawah, dan mereka tak punya biaya namun bersedia mengumpulkan KTP, Posko ini dipinjamkan printer (untuk fotocopy KTP), HP untuk koordinasi dan tentu saja dana operasional  mingguan. Dana operasional sebagai pengganti transportasi diberikan selama dia memenuhi target yang diberikan.  Pengganti ini wajar, karena sebagai masyarakat bawah kami paham mereka harus bolak balik ke Pejaten dan untuk bergerak ke masyarakat.

Target ini diberikan, agar pergerakan menjadi maksimal. Teman Ahok tidak bisa memberikan fasilitas bahkan dana operasional, jika mereka tak mampu mendapatkan target. Akan tidak adil, jika Posko santai-santai tidak ditarget, Sementara relawan lain yang jualan merchandise berjibaku mencari uang untuk memberikan fasilitas kepada mereka.  Jika tidak tercapai target, bisa karena KTP di wilayah memang bukan basis Ahok dan wilayah tersebut sudah jenuh, maka kami akan memindahkan fasilitas ke wilayah lain yang masih bisa mengumpulkan KTP.

 Begitupun jika mereka ketahuan berbuat curang, mereka akan diberikan peringatan untuk berubah. Jika tidak berubah, mereka akan dikeluarkan dari sistem dan posko tersebut ditutup. Tentu semua fasilitas harus dicabut, printer dan hp, karena harus dipakai di tempat lain yang akan dibuka.

Nah, Sebagian besar mereka  yang menlakukan konfipers tadi pagi (selanjutnya kami  menyebut dengan Pak Richard cs)  adalah orang yang sudah dikeluarkan dari struktur karena ketahuan berbuat curang dalam pengumpulan KTP via Posko Teman Ahok. Mulai dari pemalsuan ttd, mengarang no. HP dan lainnya. Ini semua terkonfirmasi karena Teman Ahok memiliki sistem verifikasi sebelum KTP dikumpulkan. Petugas di Markas Pusat akan memperhatikan keanehan di tandatangan, dan no hp. Dan secara random akan mengecek no hp dikonfirmasi, dan menelpon tandatangan yang dicurigai. Semua formulir akan ditandai dan diberi kode, sehingga kita bisa tahu dari posko mana formulir ini berasal, dan setiap itu ada bukti tanda terima.  Untuk yang ketahuan curang, KTP MEREKA TIDAK AKAN DIHITUNG DAN AKHIRNYA KITA KELUARKAN.

Namun memang tidak selamanya sistem kita berhasil. Kami juga mengaku kecolongan. Dalam acara Pak Richard cs, kami juga melihat ada beberapa PJ posko aktif yang datang, namun memang tidak bicara banyak Mungkin ada hubungan solidaritas, karena setelah dicek Posko tersebut, Formulir nya bisa dikonfirmasi. Meski jumlahnya tidak sampai ribuan, Kami akan cek lebih lanjut KTP yang dikumpulkan oleh Posko Aktif dari Pak Richard cs.


2. Sistem Kerja Teman Ahok adalah Perusahaan, bukan Relawan

Teman Ahok merasa tudingan bahwa kita adalah sebuah ‘perusahaan’ ketimbang sebuah gerakan relawan adalah Sebuah Pujian. Teman Ahok memang bukan sebuah gerakan relawan yang menghabiskan uang. Tidak jamannya lagi, dan memberi efek buruk.

Dari awal mendirikan Teman Ahok kita sepakat untuk bersikap professional dalam kerja mengumpulkan KTP dan mengelola keuangan. Teman Ahok memiliki pemasukan dari Merchandise untuk operasional, dan bagi teman-teman yang bergerak dilapangan kami berusaha semampu mungkin untuk memberikan fasilitas. Kita harus mampu professional sesuai dengan sosok Ahok yang kita usung, dan setiap orang wajib mempertanggungjawabkan fasilitas yang diberikan. Di poin bawah akan kita bahas lebih lanjut mengenai insentif atau gaji yang dituduhkan.


3. Katanya Teman Ahok Keluarkan Sampai 12 Milyar?

Disinilah letak fitnah yang lucu yang disampaikan oleh Pak Richard cs. Dari informasi yang kami terima ini bahkan dibuatkan oleh perkiraan ormas yang mempolitisasi mereka. Mari kita tengok sejenak, perkiraan mereka. Berikut penjelasan kami, yang kami confirm dari data keuangan.
  1. HONOR PJ POSKO. Honor tidak bisa dikali 153 tiap bulan, karena jumlah posko tidak selalu 153 posko. Di posko terdaftar juga tidak semua aktif di bulan tersebut. Bahkan ada waktu seperti Agustus dan September 2015, yang jumlah posko Aktif hanya 15 dan 35 Posko. Dan tidak semua PJ Posko adalah orang yang “butuh uang” seperti Pak Richard cs. Ada juga yang tidak mau menerima dana operasional, karena akhirnya ada uang untuk operasional sendiri.
  2. HONOR KOORDINATOR POSKO. Tidak semua Koordinator Posko mendapat honor, hanya mereka yang membutuhkan uang. Bahkan Koordinator Posko adalah orang yang mapan, kebanyakan hanya minta dibiayai jika mengumpulkan para PJ Posko untuk biaya makan dan meeting
  3. Biaya Distribusi Koran TA tidak bisa dikali 153, sesuai dengan kondisi di poin (a)
  4. Biaya Cetak Koran TA semuanya ditanggung donatur yang mempunyai percetakan. Teman Ahok terima bersih dalam bentuk Koran jadi, jadi tidak ada aliran dana. Semua ini ada buktinya, dan para donatur juga bisa dikonfirmasi.
  5. Pengadaan Printer, HP dan Laptpop sebagian dibeli dan sebagian pinjaman. Dan yang pasti ini aset. Dan tidak semua posko juga diberikan, karena mereka ada yang punya printer dan laptop sendiri, dan menolak HP karena HP yang kita berikan tidak lebih baik dari punya mereka.
  6. Spanduk Posko, semua bukti ada, dan tidak 500 buah, kami tidak tahu dari mana perkalian mereka dapat.
  7. Pengadaan seragam juga adalah donasi dalam bentuk barang. Kecuali ada dalam bentuk susulan.

Dari item-item keuangan yang mereka sebut dalam keuangan tersebut, kami bisa pastikan ini adalah karangan belaka untuk menjatuhkan Teman Ahok, dan menghilangkan harga satu juta KTP yang sudah terkumpul. Bisa juga ini merupakan pancingan untuk Teman Ahok mengeluarkan detail laporan keuangan untuk menjadi celah serangan berikutnya.

Teman Ahok belum mengeluarkan laporan keuangan untuk 2016. Di 2016 kita sangat fokus mengumpulkan KTP karena ada pengumpulan ulang. Teman Ahok tetap menjunjung transparansi dalam bentuk laporan keuangan. Laporan lengkap nanti  akan kami berikan saat kami mendaftarkan Ahok-Heru sebagai calon independen. Semua akan dipertanggungjawabkan.


4. Terkait dengan pemalsuan KTP ini bisa dipidanakan (yang dilakukan oleh pihak Richard cs) 

kami mendukung para pemilik KTP yang dipalsukan untuk memperkarakan ini secara hukum. Ini diluar pengetahuan kami sebagai organisasi dan kami akan support dengan data-data yang dibutuhkan.


Terimakasih,

Juru Bicara Teman Ahok

Amalia Ayuningtyas

(temanahok.com)

Inilah wajah MacGyver dulu dan sekarang

Anggap Remeh - Kesuksesan MacGyver sebagai serial yang digandrungi di era 1980 – 1990an tak lepas dari akting top Richard Dean Anderson. Kini, setelah lebih dari 30 tahun serial tersebut tayang pertama kali, penampilan Richard berbeda jauh.

Inilah wajah MacGyver dulu dan sekarang

Rambutnya yang dulu pirang, kini berubah putih. Badannya yang dulu langsing dan sixpack, kini sudah menunjukkan perut yang lumayan buncit. Namun meski demikian, pesonanya sebagai seorang bintang tak dapat dipungkiri.

Walau sudah tak lagi berakting di depan kamera, Richard nampai berbahagia menikmati masa tuanya. Kini dia sibuk menghabiskan hari untuk merawak anak semata wayangnya yang sudah berusia 17 tahun, Wylie Anderson.

Richard Dean Anderson - MacGyver dulu

Richard Dean Anderson - MacGyver sekarang

Seperti dilansir Daily Mail, aktor yang berulang tahun setiap 23 Januari itu kini menetap di Malibu. Sebelum dikenal sebagai MacGyver, Pria 66 tahun tersebut mengawali karirnya sebagai aktor di tahun 1976 dengan membintangi serial General Hospital sebagai Dr. Jeff Webber.

(jpnn)

Sang Politikus Ulung Itu Bernama Jokowi

Anggap Remeh - Presiden Jokowi mengusulkan Komjenpol Tito Karnavian menjadi Kapolri untuk menggantikan Jendpol Badrodin Haiti. Hal itu berarti Presiden Jokowi mengabaikan desakan PDIP untuk mengangkat Komjen Budi Gunawan, yang pernah diusulkan DPR tetapi dicabut kembali karena desakan rakyat pada 2015. Posisi Presiden Jokowi sekarang, setelah 1,5 tahun menjabat sudah sangat kuat. Para petinggi partai politik tidak berani lagi memaksakan calon-calon mereka untuk menduduki jabatan politik tertentu, termasuk kapolri. Mereka menerima sepenuhnya pengangkatan pejabat tinggi itu adalah hak prerogatif Presiden.

Sang Politikus Ulung Itu Bernama Jokowi

Kondisi itu tentu jauh berbeda dengan awal 2015. Waktu itu, terjadi gonjang ganjing politik yang sangat tinggi. PDIP dan hampir seluruh partai politik mendesak Presiden Jokowi untuk mengangkat Komjenpol Budi Gunawan. Termasuk pula wapres, dan sejumlah menteri bidang politik. Pada sisi lain, para aktifis anti korupsi, LSM dan tokoh-tokoh masyarakat menentangnya karena nama Budi Gunawan termasuk dalam dalam daftar perwira polisi pemilik rekening gendut. Presiden Jokowi akhirnya berpihak kepada rakyat, ia tidak mengangkat Budi Gunawan yang didesakkan untuk diangkat. Presiden Jokowi akhirnya memilih Badrodin Haiti.

Dengan mengusulkan Tito, Presiden Jokowi memastikan dirinya tidak lagi petugas partai. Ia membuat keputusan dan kebijakan sendiri, tanpa harus mematuhi kemauan Megawati selaku Ketum PDIP, partai yang mengusungnya menjadi presiden. Ia telah menjelma menjadi presiden untuk seluruh rakyat Indonesia.

Mengapa Presiden Jokowi berani mengabaikan PDIP, selaku kader yang mengusungnya menjadi capres dan memenangkan Pilpres 2014?. Hal itu, menurut pendapat saya, bermula dari sikap Megawati yang melecehkannya pada Kongres PDIP di Bali pada 2015. Megawati tidak menghormati kehadirannya selaku Presiden, yang biasanya secara protokler kenegaraan akan memberikan pidato sambutan dan membuka secara resmi Kongres PDIP tersebut. Bahkan Megawati mengingatkan seluruh kader PDIP (tentunya termasuk Jokowi) adalah juga petugas partai. Jika tidak suka dengan kebijakan partai, maka silahkan keluar dari PDIP.

Presiden Jokowi meninggalkan sidang kongres PDIP tentu dengan perasaan marah dan jengkel. Tapi semuanya disimpan di dalam hati, tidak ditampakkan kepada publik . Dengan pesawat kepresidenan, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan untuk mengawasi pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur ekonomi di beberapa wilayah Indonesia bagian Tengah.

Tetapi secara cepat dan pasti, partai-partai lain memberikan apresiasi dan penghormatan yang tinggi kepada Presiden Jokowi. Hal itu disebabkan kinerja Presiden Jokowi yang sangat baik. Ia menggebrak dengan program pembangunan infrastruktur ekonomi terbesar dalam sejarah Indonesia. Ia membangun berbagai infrastruktur ekonomi berupa bendungan dan waduk, jalan tol, jembatan, jalan rel kereta api, pelabuhan laut, bandara, dan pembangkit listrik yang dalam 5 tahun ditargetkan 35.000 MW. Hebatnya, Jokowi membangun dari Nanggro Aceh sampai ke Papua. Seluruh provinsi kebagian kue pembangunan secara signifikan. Presiden Jokowi juga menggelontorkan triliunan rupiah bagi TNI dan Polri untuk membeli alat dan persenjataan berat, untuk memperkuat Indonesia dari sisi kemiliteran.

Presiden Jokowi ternyata memiliki kemampuan sebagai “salesman” tingkat tinggi. Setiap kali berkunjung ke luar negeri, ia memasarkan proyek-proyek investasi dan kerjasama dalam berbagai bidang, baik dengan pemerintah maupun pengusaha besar di negara yang dikunjung. Ia selalu pulang dari luar negeri dengan oleh-oleh berupa komitmen dari setiap Negara untuk melakukan investasi dan kerjasama yang nilainya puluhan milyar dolar. Hal itu dilakukan Presiden Jokowi karena menyadari betul tidak mungkin hanya mengandalkan dana dari APBN, untuk mempercepat kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Presiden Jokowi tidak pernah melupakan aspek kesejateraan bagi seluruh rakyat. Pembangunan infrastruktur ekonomi bersifat jangka panjng, dan rakyat harus menunggu lama. Oleh sebab itu Presiden Jokowi memulai tugasnya dengan memantapkan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Kesehatan adalah badan usaha yang bergerak dalam menyediakan layanan kesehatan secara sangat murah kepada seluruh rakyat dengan prinsip gotong royong. Sekarang, hampir 170 juta rakyat Indonesia terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan telah menjadi andalan keluarga menengah kebawah. Hampir seluruh penyakit termasuk yang berat seperti kanker dan cuci darah termasuk yang dilayani BPJS Kesehatan. Puskesmas dan Rumah Sakit tidak memungut bayaran apapun, semuanya gratis, untuk tindakan perawatan termasuk operasi pembedahan dan rawat inap. Yang dibayar hanya iuran bulanan yang nilainya sangat kecil, yaitu Rp 25.500,- per bulan (peserta untuk kamar kelas tiga), dan paling tinggi ( peserta untuk kelas 1) Rp 80.000,- perbulan.

Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan usaha pelaksana asuransi ketenagakerjaan, agar para buruh tidak terlantar hidup mereka setelah pension atau terkena PHK. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, maka para buruh yang selama ini tidak memiliki kepastian sumber keuangan di hari tua, dengan menjadi peserta BPJS akan menerima uang pesangon sesuai dengan masa kerja mereka.

Tidak itu saja. rakyat yang tergolong sangat miskin disantuni oleh negara melalui sejumlah kartu sakti, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi anak-anak keluarga miskin, dan Kartu Indonesia Sejahtera, berupa santunan bulanan bagi keluarga-keluarga sangat miskin. Sedangkan program beras miskin (raskin) ditingkat kualitasnya.

Kinerja dan prestasi kerja Presiden Jokowi bersama Kabinet Kerja tersebut, mendapat apresiasi yang tinggi dan penghormatan seluruh petinggi partai dan tentu rakyat. Mereka segera sadar bahwa Presiden Jokowi yang bertampang ndeso itu ternyata pemimpin yang hebat luar biasa. Maka posisi politik Presiden Jokowi menjadi sangat kuat. Sekarang tidak ada tokoh politik di Indonesia yang lebih kuat dari Presiden Jokowi.

Ia diundang untuk menghadiri acara pembukaan Muktamar atau kongres, memberikan kata sambutan dan membuka secara resmi muktamar atau kongres dengan memukul gong. Presiden Jokowi hadir dan membuka secara resmi kongres atau muktamar seluruh partai, termasuk dari koalisi parpol oposisi, dimulai dari PAN, PKS, PBB, dan terakhir Partai Golkar.

Presiden Jokowi bukan hanya mendapatkan penghormatan. Ia juga mendapatkan dukungan dalam menjalankan berbagai program Pembangunan dari seluruh partai politik, termasuk Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. Terakhir, Presiden Jokowi mendapatkan dukungan untuk maju kembali menjadi presiden untuk periode kedua 2019-2024, sebagaimana diputuskan dalam Munaslub Partai Golkar bulan lalu.

Yang masih nyinyir terhadap Presiden Jokowi tinggal Partai Demokrat yang dipimpin oleh SBY, mantan presiden yang merasa dirinya lebih pintar dari Jokowi. Pada hal 10 tahun masa pemerintahannya, sedikit sekali infrastruktur ekonomi yang berhasil dibangun.

Demikianlah, hanya dalam 1,5 tahun memerintah, situasi politik telah berbalik. Hampir semua berada di belakang Jokowi. Kondisi ini telah menjadikan PDIP, khususnya Megawati, menjadi malu hati. Ia mungkin menyesali kecerobohan yang dilakukannya dengan melecehkan Presiden Jokowi pada Kongres yang lalu. Meskipun Megawati dan Jokowi masih bertemu beberapa kali, tetapi pertemuan itu terlihat lebih bersifat basa-basi. Terlihat suasana hubungan batin yang mulai merenggang. Buktinya berbagai permintaan PDIP kepada Presiden Jokowi, misalnya untuk memecat Menteri BUMN, tidak dikabulkan alias diabaikan oleh Presiden Jokowi.

Hal yang menarik adalah ternyata isu reshuffle kabinet kerja juga mulai dingin. Banyak nama yang berseliweran akan mengganti menteri-menteri ternyata hanya lewat sekejap. Rini Sumarno, Sudirman Said, Marwan Jafar, Rizal Ramli, dan sejumlah nama menteri lain yang diisyukan atau didesakkan akan diganti, ternyata tidak menjadi kenyataan. Presiden Jokowi kelihatannya memilih jalan lain, ia meminta para semua menteri untuk bekerja lebih keras lagi. Dan satu hal, ia meminta mereka hanya manut kepada presiden, bukan menjadi orangnya Wapres atau orangnya partai pendukung.

Oleh sebab itu, sekarang terlihat peranan Wapres JK mulai dikurangi. Presiden Jokowi tidak melibatkannya sama sekali pada proyek-proyek infrastruktur ekonomi. Terakhir Presiden Jokowi memfokuskan perhatian para proyek-proyek pembangkit istrik, yang semula dikangkangi oleh Wapres JK. Masalahnya, Presiden Jokowi mengetahui bahwa JK mempunyai banyak kepentingan, tidak hanya untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat. JK memliki kepentingan lain untuk kelompoknya dan berpuluh perusahaan milik keluarganya yang sekarang diurus oleh adik dan anak-anaknya.

(arrahmahnews)

Sejuta KTP Buat Ahok

Anggap Remeh - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersyukur atas pencapaian 1 juta  KTP dukungan yang berhasil dikumpulkan oleh kelompok relawan TemanAhok, untuk mengusung dirinya maju melalui jalur independen atau nonparpol dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

Perayaan sejuta KTP buat Ahok

Ahok pun menyindir partai politik karena membuat Undang-Undang tentang Pemilihan Kepala Daerah yang dinilai merugikan calon perseorangan atau independen, yang membuat TemanAhok mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan judicial review UU tesebut.

Setelah satu juta KTP dukungan terkumpul, Ahok semakin membuka peluang mau diusung parpol di Pilgub DKI 2017 mendatang. Isu yang beredar, Ahok tengah menunggu kepastian dari parpol.

“Kita mah siap saja selama partai bisa yakinkan Teman Ahok bahwa pasti calonkan saya, kita bisa ikut parpol,” ucap Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (20/6/2016).

Pengumpulan KTP dilakukan Teman Ahok karena memang tak ada jaminan dari parpol untuk mengusung Ahok di Pilgub DKI 2017. Teman Ahok bergerilya mengumpulkan KTP dukungan karena tak ada kepastian dari parpol yang baru sekadar sesumbar mau mengusung Ahok di Pilgub DKI.

“Waktu dengan PDIP Teman Ahok juga setuju kok pakai PDIP, dia setuju. Cuma dia bilang kalau ternyata di tengah jalan partai itu tidak mencalonkan, mereka enggak keburu lagi menyiapkan pencalonan saya,” papar Ahok.

“Kebanyakan orang yang ngumpulin KTP ini bukan orang yang memaksa saya untuk melawan parpol loh, bukan loh. Mereka tahu saya kan juga orang parpol. Saya juga nggak pernah menyangkal kok,” imbuhnya.

Kini yang ditunggu Ahok adalah sikap konkret parpol. Ahok pun memberi batas waktu kepada parpol yang ingin memastikan mengusungnya, namun kali ini dengan nada bercanda.

“Ada, mesti ada batas waktu. Ya minimal habis lebaran lah kali. Ha ha ha…” kata Ahok berkelakar

(Arrahmahnews)

Cara mengatasi Hardisk yang tidak dapat di format

Pernahkah Anda mengalami masalah saat akan mencoba memformat Hardisk namun gagal dilakukan dan mendapat pesan kesalahan seperti "Windows cannot format this drive. Quit any disk utilities or other program that are using this drive, and make sure that no windows is displaying the contents of the drive. Then try formating again".? Jika pernah, taukah cara mengatasinya..?

Saya akan berbagi sedikit tips untuk Anda yang kesulitan mengatasi pemformatan hardisk, namun sebelumnya perhatikan contoh gambar dari pesan kesalahan saat melakukan pemformatan.
Windows cannot format this drive. Quit any disk utilities or other program that are using this drive, and make sure that no windows is displaying the contents of the drive. Then try formating again

Nah, jika itu masalahnya maka ikuti langkah-langkah berikut ini.

#1. Klik Start
Start Windows

#2. Pilih Run, dan masukkan / ketik "compmgmt.msc" (tanpa tanda petik) lalu enter, atau Anda dapat juga membuka Control Panel > Administrative Tools > Computer Management
run

Computer Management

#3. Pilih Storage > Disk Management.
Disk Management.

#4. Klik kanan Drive yang akan di format, lalu tekan menu format, 2 chekbox pada form format dibiarkan saja (tanpa dicentang), lalu tekan OK
format

#5. Tunggu hingga pemformatan selesai, jika sudah finish maka selesai jugalah masalah anda.

Semoga artikel ini membantu Anda.