DAHSYAT! Para Teroris Pembunuh Pilot SU-24 Dimusnahkan Pasukan Hantu

Anggapremeh - Mayor Jenderal Igor Konashenkov, juru bicara resmi untuk Kementerian Pertahanan Rusia menyampaikan bahwa operasi yang menargetkan dan penumpasan para teroris di daerah lokasi tempat diselamatkannya pilot Rusia telah selesai. Seperti dilansir oleh kantor berita FNA (27/11).

Pasukan hantu Rusia "Spetsnaz"
Pasukan hantu Rusia "Spetsnaz"

Konashenkov mengatakan, proses pencarian dan penyelamatan navigator pesawat Sukhoi Su-24 yang ditembak jatuh di wilayah Suriah oleh jet tempur Turki, dilakukan oleh tentara khusus (Spetznaz) yang dilengkapi dengan peralatan modern dan canggih.

Konashenkov mengatakan “Saya ingin menekankan bahwa pasukan khusus telah melakukan penyelamatan pilot Rusia, dan mereka dilengkapi dengan peralatan khusus yang modern.” Ia menjelaskan bahwa proses pencarian dan penyelamatan pilot Rusia berlangsung mulai malam 24 hingga 25 November dan berlangsung selama lebih dari 12 jam.

Qassem Soleimani Komanan Shadow Commander
Qassem Soleimani Komanan Shadow Commander

Sedangkan menurut perwira tinggi Suriah yang berbicara kepada wartawan Iran dan analis politik Emad Abshenas, Qassem Soleimani sang komandan bayangan, membentuk tim penyelamat yang terdiri dari 18 pasukan operasi khusus Suriah dan enam pejuang Hizbullah yang mengetahui kondisi dari medan. Mereka bertugas menyelamatkan pilot, sementara pasukan Rusia memberikan dukungan udara dan intelijen.

Begitu mereka sampai di garis depan, pesawat Rusia meluncurkan serangan udara terhadap pemberontak memaksa mereka untuk melarikan diri. Tim kemudian bisa maju lebih jauh ke wilayah musuh.

Tim gabungan itu menerima informasi intelijen yang sangat rinci tentang segala sesuatu di sekitar mereka, “Bahkan pergerakan semut yang terletak ratusan meter bisa terpantau,” tulis Emad Abshenas mengutip pejabat Suriah yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

Dia menambahkan “Semua rincian operasi penyelamatan ini, kita tidak bisa mengungkapkannya kepada publik karena ada alasan yang lain”.

Dia menambahkan “Tim kami telah musnahkan seluruh teroris yang membunuh pilot Rusia, dan bahkan mereka yang mencoba bersembunyi di wilayah itu.”

Source: arrahmahnews.com

5 Prediksi Kemunginan akan terjadi Jika Freeport Jatuh ke Tangan Indonesia

Anggapremeh - Presiden Jokowi terkesan mengambil langkah tegas dalam menyikapi polemik ini. Bahkan beliau juga sempat menyinggung wacana untuk mengambil alih tambang-tambang yang sudah dikeruk selama beberapa dekade itu.

emas

Namun, kisruh carut marut renegosiasi perpanjangan kontrak Freeport yang menyangkut pautkan banyak elit politik belakangan ini, membuat rakyat kembali meragu. Apakah nantinya negara benar-benar akan memperpanjang kontrak, atau kah tetap lanjutkan kerja sama sampai pada akhirnya yang tersisa untuk rakyat hanyalah ampas-ampasnya saja.

Sambil menanti apa yang akan dilakukan pemerintah nantinya, mari kita coba meraba-raba jika Freeport yang katanya habis kontrak 2021 itu benar-benar kembali ke pelukan Indonesia. Kira-kira apa yang mungkin akan terjadi? Simak ulasan berikut.

1. Amerika Kebakaran Jenggot

Freeport mungkin milik Indonesia, namun sejatinya perusahaan ini sangat menguntungkan Amerika. Pada tahun 2010 kemarin, Freeport berhasil menyumbangkan sekitar $ 5,9 miliar. Jumlah ini diperkirakan stabil bahkan terus merangkak signifikan dari tahun ke tahun. Indonesia selama ini hanya menerima beberapa persen dari keuntungan mereka, serta juga dari pajak-pajaknya.

Amerika yang punya kepentingan besar di Freeport tentu tidak akan tinggal diam

Amerika yang punya kepentingan besar di Freeport tentu tidak akan tinggal diam


Lalu bagaimana jika Freeport jadi miliki kita? Tentu saja Amerika takkan tinggal diam. Mereka takkan melepaskan begitu saja dana-dana segar $ 5,9 miliar tiap tahunnya. Amerika mungkin akan melakukan segala cara hingga akhirnya Freeport bisa dikelola lagi. Mungkin dengan dalih memberdayakan masyarakat setempat atau sistem bagi hasil yang lebih tinggi lagi.

2. Gerakan Separatis Setempat Akan Dipersenjatai


Seperti yang kita tahu, ada oknum Papua yang menginginkan daerah ini lepas dari Indonesia dan kemudian berdiri sendiri. Salah satu misi mereka adalah pengelolaan Freeport oleh rakyat dan untuk rakyat. Selama ini mereka juga sering melakukan perlawanan misalnya kejadian penembakan aparat oleh beberapa pelaku yang diduga adalah kawanan separatis tersebut.

Mungkin saja mereka yang berkepentingan akan mempersenjatai kelompok-kelompok tertentu dengan tujuan akhir Papua bisa lepas dari Indonesia

Mungkin saja mereka yang berkepentingan akan mempersenjatai kelompok-kelompok tertentu dengan tujuan akhir Papua bisa lepas dari Indonesia

Momen carut marut Freeport mungkin akan jadi strategi yang bagus bagi mereka untuk melakukan aksi yang lebih besar. Bahkan bisa jadi pula mereka mungkin dipersenjatai oleh pihak-pihak tertentu yang berkepentingan. Kita tak menginginkan hal ini terjadi, namun sepertinya negara harus bersiap dengan kemungkinan terburuk. Perang misalnya.

3. Australia Makin Gencar Dukung Papua Merdeka


Pihak-pihak luar ternyata juga ada yang mendukung lepasnya Papua dari Indonesia. Salah satu yang kiprahnya paling aktif adalah Australia. Hal tersebut pernah ditunjukkan dalam sebuah pertemuan antara Australia, para aktivis dan juga perwakilan dari negara Oceania lain seperti Selandia Baru dan Vanuatu. Mereka membahas dukungan agar Papua bisa menentukan nasibnya sendiri. Hal ini bisa diartikan jika mereka ingin Papua bisa merdeka.

Australia mungkin akan bakal makin vokal menyuarakan kebebasan Papua

Australia mungkin akan bakal makin vokal menyuarakan kebebasan Papua


Jelas aksi ini mendapatkan kecaman pemerintah kita. Pasalnya, apa yang mereka lakukan menciderai kedaulatan sebuah negara. Australia sendiri juga diduga memberikan persenjataan kepada OPM untuk terus melakukan aksinya. Nah, jika sampai Freeport jatuh ke tangan kita, bisa jadi Australia makin vokal dalam memberikan dukungannya kepada Papua. Perlu diingat jika negara sahabat Inggris ini sepertinya juga ingin memiliki kepentingan terhadap Freeport.

4. Ancaman Pembunuhan Terhadap Tokoh-Tokoh Penting


Ingat kasus Fidel Castro? Gara-gara pemimpin Kuba ini menasionalisasi beberapa aset negara, ia pernah mengalami percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh CIA. Bahkan sudah tak terhitung berapa kali kawan karib Che Guevara itu akan dibunuh dengan cara ekstrim dan tak masuk akal. Hal yang sama juga mungkin akan digencarkan oleh pihak-pihak berkepentingan jika sampai Freeport jatuh ke tangan Indonesia.

Fidel Castro sudah pernah mengalami hal buruk semacam ini

Fidel Castro sudah pernah mengalami hal buruk semacam ini

Freeport bukan tambang ecek-ecek melainkan seperti sumber kekayaan tanpa batas. Tentu saja pihak-pihak tertentu melakukan banyak cara agar sebisa mungkin mampu melakukan sesuatu terhadap tambang emas terbesar ini. Skenario ini mungkin saja terjadi mengingat beberapa negara memang suka nekat melakukan apa pun demi kepentingannya. Termasuk melakukan konspirasi-konspirasi tertentu.

5. Freeport Mungkin Akan Diambil Paksa Dari Tangan Indonesia


Ketika segala cara gagal dilakukan, maka tak ada pilihan lain selain menggunakan militer sebagai solusi akhir. Keterlibatan militer dalam hal ini sangat mungkin terjadi. Skenarionya adalah berdalih mendukung gerakan separatis yang katanya mengalami ketidakadilan dan sebagainya. Sama seperti konflik yang sekarang ini tengah bergolak di Timur Tengah.

Jika tak ada jalan, maka invasi militer adalah satu-satunya jalan

Jika tak ada jalan, maka invasi militer adalah satu-satunya jalan

Kemudian dengan memakai tameng HAM, maka mata dunia akan menyorot kejadian ini. Lalu dengan sedikit plintiran dan konspirasi, maka Indonesia dipaksa untuk melepaskan Papua. Atau jika tidak negara-negara di dunia akan melakukan kecaman, embargo, pemutusan hubungan diplomatik dan sebagainya. Indonesia akhirnya tak punya pilihan selain melepaskan daerah ini beserta Freeport-nya.

Tak perlu resah setelah membaca ini karena deretan ulasan di atas hanyalah skenario saja. Tentu saja kita sama-sama berharap jika kejadian di atas tak pernah terjadi. Harapan lain juga diberikan kepada pemerintah yang mudah-mudahan bisa bersikap bijak mengenai polemik yang sudah bertahun-tahun jadi pembicaraan ini. Fokuskan kepada kepentingan rakyat dan negara, jangan sampai salah keputusan dan akhirnya jadi blunder yang disesali sampai bertahun-tahun.

Source: boombastis.com

Mengusik PT Freeport Gusdur Di Lengserkan Dari Istana

Anggapremeh - Isu perusahaan asing yang selalu mengancam pemerintah Indonesia jika kepentingannya tidak terpenuhi ternyata benar adanya. Bahkan ancaman berbentuk intimidasi atau menakut-nakuti pernah dialami Almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) semasa menjadi Presiden.

Gusdur gitu aja kok repot

Peristiwa pada bulan Maret tahun 2000 silam tersebut diceritakan Adhie M. Massardi, yang saat itu menjadi Juru Bicara Presiden.

Saat itu, kata Adhie, bekas Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang kemudian menjadi Komisaris PT Freeport, Henry Kissinger datang menemui Gus Dur di Istana.

"Dia datang dan menyampaikan intimidasi kepada Gus Dur. Intinya agar mau perpanjang Kontrak Karya Freeport. Kissinger bilang ke Gus Dur jika Indonesia tidak hormati Kontrak Karya yang dibuat di zaman Soeharto, maka tak akan ada investor yang datang ke Indonesia," ungkap Adhie dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/11).

Tapi, Gus Dur melawan dan menegaskan tidak akan menggadaikan masa depan Papua. Pasalnya, kata Adhie, Gus Dur saat itu punya policy untuk melakukan moratorium tehadap Kontrak Karya baru yang berkaitan dengan sumber daya alam. Selain itu Gus Dur juga mengeluarkan kebijakan meninjau kembali Kontrak Karya yang pernah dibuat di zaman rezim Soeharto.

"Gus Dur soalnya tahu semua Kontrak Karya yang dilakukan di zaman Soeharto banyak menyimpang dari UU dan merugikan rakyat Indonesia," tambah Adhie, yang juga Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini.

Pasca intimidasi itu, Gus Dur pun meminta Menteri Koordinator Perekonomian saat itu, Rizal Ramli, untuk tegas melakukan renegosiasi kontrak terhadap Freeport. Gus Dur dan Rizal Ramli bisa berani melakukan renegosiasi karena pemerintah punya standing moral yang kuat dibanding zaman Soeharto.

"Dulu zaman Soeharto Indonesia dinilai tidak setaraf Amerika Serikat. Mereka (Freeport) sudah tahu isi kandungan di Timika. Dulu namanya bukan Timika, tapi Tembaga Pura. Itu dinamain oleh Freeport. Indonesia tidak tahu ada tembaga disana jadi kita mudah dikelabui," jelas Adhie.

Gus Dur pun dulu mendapatkan sinyal, jika Freeport marah akibat sikapnya itu. Selain soal renegosiasi, Freeport juga marah karena Gus Dur mengusulkan Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme Papua, Tombenal, untuk menjadi Komisaris Freeport. Freeport jelas menolak karena Tombenal terkenal keras dan selalu melawan perusahaan asal Amerika Serikat itu akibat limbah yang dibuang ke wilayahnya.

Adhie membaca akibat Freeport marah, diam-diam perushaan milik James Moffet itu melakukan gerilya secara diam-diam menemui politisi yang bercokol di parlemen Senayan saat itu. Upaya penghasutan dan adu domba pun mulai dilakukan demi melawan Gus Dur.

"Sejak itulah, mulai muncul perlawanan keras dari parlemen yang berakhir dengan pemakzulan pada Gus Dur. Saya yakin otak dibalik pemakzulan itu ya pasca proses renegoisasi yang gagal dengan Freeport dan perusahaan-perusahaan migas asing soal moratorium itu," beber Adhie.

Freeport

Adhi mengaku bukan tanpa dasar mengeluarkan tudingan ini. Menurutnya, pasca Gus Dur lengser banyak politisi-politisi di Indonesia yang memberikan upeti, termasuk dari pemerintahan baru saat itu. Upeti itu berupa UU Migas yang berisi liberasiliasi perusahaan tambang dan migas. Upeti kedua yakni amandemen UUD 1945 yang sangat liberal dan menguntungkan asing.

"Itulah dua kado besar untuk Freeport dan perusahaan asing atas jasanya untuk bantu politisi di Indonesia yang bantu lengserkan Gus Dur," kata Adhie.

Bak gayung bersambut, Freeport dan perusahaan asing saat itu membalas memberikan upeti pada politisi saat itu. Antara lain berupa jabatan komisaris di perushaan mereka.

"Mau ngeles gimana coba kalau begitu? Gus Dur lengser bulan Juli, empat bulan kemudian bulan November 2001 UU itu keluar semua, setahun kemudian 2002 amandemen UUD 1945," beber Adhie, yang juga dikenal sebagai penyair ini.

Atas fakta tersebut, Adhie pun berpesan pada Presiden Joko Widodo untuk tidak takut akan cerita tersebut. Jokowi harus berani melawan karena situasi politik saat ini mendukung dan kuat, baik dari rakyat maupun jajaran dibawahnya.

"Rakyat sudah tahu gimana parahnya kelakuan perusahaan asing di Indonesia. Pak Jokowi jangan takut," demikian Adhie.

Source: Rmol.co

Ini cara cerdas Ahok menyikapi Haters dan mengawal Pembangunan DKI Jakarta

Anggapremeh - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok punya waktu khusus menyigi berita-berita tentang dirinya dan akun Twitter, yakni saat perjalanan pulang dari kantor ke rumahnya setelah magrib. Ahok mengecek berita lalu membaca papan komentar melalui telepon Apple 6.

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam "I am Ahok"

Perhatiannya tertuju pada komentar negatif. Jika ada yang menghujatnya soal fasilitas publik yang buruk, ia biasanya mengontak kepala dinas yang membawahi bidang tersebut. Jika komentar negatif itu menyerangnya secara pribadi, ia mengontak asisten pribadinya, Sakti Budiono. “Sakti, tolong cek berapa banyak komentar seperti itu,” katanya seperti ia tuturkan ulang kepada Tempo pada Kamis, 26 November 2015.

Tak berapa lama, biasanya Sakti melapor jumlah komentar di sebuah berita. Jika jumlahnya lumayan dan isinya seragam, Ahok meminta Sakti mengeceknya lebih jauh. “Itu akun robot atau orang beneran? Cek IP-nya,” kata dia merujuk pada Internet Protokol, nomor identitas perangkat pengguna Internet.

Pengecekan itu, kata Ahok, ia pakai untuk mengukur hasil kerjanya di Jakarta. Jika banyak orang mengkritik suatu masalah, ia akan menyelesaikannya saat itu juga. Ahok mengaku tak terlalu mempedulikan komentar negatif yang menyerangnya secara pribadi, bahkan jika itu ditujukan untuk menggerus popularitasnya.

Ahok mengaku tak gentar diserang sana-sini sehingga berakibat melorotnya tingkat popularitas dia untuk maju lagi dalam pemilihan Gubernur pada 2017. “Kalau saya peduli popularitas supaya dipilih lagi, saya paling kerja dua tahun saja, sisanya pencitraan,” katanya.

Karena itu, ia tak mundur menggusur Kampung Pulo untuk mengurangi banjir meski ditentang dan dikritik. Ia tak gentar berhadapan dengan Badan Pemeriksa Keuangan yang menuduhnya merugikan negara saat membeli Rumah Sakit Sumber Waras senilai Rp 755 miliar tahun lalu. Ahok mengaku punya semua bukti untuk mematahkan tuduhan tersebut.

Kini, ia sedang membereskan anggaran Jakarta senilai Rp 66 triliun lewat bujet elektronik. Ia menargetkan 2016 selesai sehingga semua item anggaran bisa dilihat publik dan tak ada lagi anggaran serta proyek siluman. “Saya tak terpilih lagi juga tak apa-apa asal e-budgeting selesai sehingga siapapun gubernurnya tak bisa seenaknya mengutak-atik anggaran,” ujarnya.

Lewat telepon pintar Apple 6 itu pula, Ahok memantau seluruh sudut Jakarta karena teleponnya terhubung dengan semua kamera pengawas. Jika kamera-kamera itu tak memberinya gambar, ia mengontak staf-stafnya agar mengecek ke lokasi dan memeriksa serta membetulkannya.

Source: tempo

Bahaya mengintai Turki karna mulai mengusik Oprasi Anti Teror Rusia di Suriah

Anggapremeh - Majalah “American National Interest” yang telah menghimpun dan mempublikasikan data kekuatan militer Rusia disaat memanasnya hubungan antara Moskow dan Ankara terkait situasi kondisi Suriah, sementara itu saat ini Turki sama sekali tidak memiliki apa-apa untuk dapat melawan kekuatan Rusia.





Menurut penulis artikel di majalah tersebut, Rusia memiliki keunggulan militer dan tidak ada negara lain yang menyamainya, mereka memiliki senjata militer terbaru dan canggih, pembuatan punya kapal perang serta punya keahlian dalam bidang elektronik. Seperti dilansir kantor Zvyazda.ro (27/11).


Jet tempur Sukhoi Su-34

Jet tempur Sukhoi Su-34

Disebutkan bahwa Jet tempur Sukhoi Su-34 berada pada peringkat pertama dalam daftar senjata yang paling menakutkan milik angkatan bersenjata Rusia, yang dilengkapi dengan sistem pengendali tembak terbaru dan dilengkapi dengan sistem radar antena jaringan terbaru yang dapat memonitor hingga jarak sangat jauh, serta dilengkapi sistem pengacak jaringan serta dilengkapi rudal mid-range.

Majalah ini menjelaskan bahwat jet tempur Sukhoi SU-34 sebagai “pemburu lawan”, ia jauh lebih unggul dalam beberapa spesifikasi dibanding dengan pesawat tempur F-16 milik Turki.

Sistem persenjataan radio-elektronik Rusia “Krasokha-4”

Sistem persenjataan radio-elektronik Rusia “Krasokha-4”

Di tempat kedua adalah sistem persenjataan radio-elektronik Rusia “Krasokha-4” memiliki jaringan broadband modern dan luas, yang bisa berhubungan langsung melalui sambungan  stasiun radar dan satelit rendah-orbit.

Sistem Krasokha-4 mampu mengacaukan segala macam sinyal dari radar serangan musuh melalui pemancar radio-elektronik, selain itu sistem ini dapat menemukan target udara sejauh 300 km dan dapat menetralisir sinyal radar pesawat musuh serta mencegah mereka untuk bisa menentukan target penemuan di kawasan yang sudah dilindungi.

Dibandingkan dengan KORAL yang merupakan sistem persenjataan radio-elektronik milik Turki, Krasokha-4 jauh lebih unggul pada setiap bagian-bagiannya.

Muncul di urutan ketiga, kapal penjelajah rudal cruiser Moskva yang dilengkapi dengan sistem pertahanan udara “Fort” yang mirip dengan S-300. Majalah tersebut menyebutnya “floating fortress” (benteng mengambang).

Kapal Penjelajah Rudal Cruiser Moskva

Kapal Penjelajah Rudal Cruiser Moskva

 Pasukan Hantu Khusus Rusia “Spetsnaz”

Pasukan Hantu Khusus Rusia “Spetsnaz”

Di urutan keempat adalah “Spetsnaz” pasukan khusus Rusia yang dikenal tak terkalahkan, dimana penulis artikel ini mencatat bahwa pejuang elit Rusia bisa menimbulkan ancaman terbesar bagi Turki.

Source: arrahmahnews.com

Mengapa Ratu Kecantikan Kanada Ditolak Masuk China


Anggapremeh - Kontestan Miss World asal Kanada Anastasia Lin tidak diperbolehkan masuk pesawat saat akan menuju China di terminal keberangkatan bandara Hong Kong, Kamis (26/11/2015).

Kontestan Miss World asal Kanada Anastasia Lin tidak diperbolehkan masuk pesawat saat akan menuju China di terminal keberangkatan bandara Hong Kong

Miss Kanada ini tidak diperbolehkan masuk ke China untuk mengikuti ajang tahunan Miss World ke-65 karena terlalu vokal menyuarakan pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan beragama di China.

Miss Kanada ini tidak diperbolehkan masuk ke China untuk mengikuti ajang tahunan Miss World ke-65 karena terlalu vokal menyuarakan pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan beragama di China

Miss Kanada ini tidak diperbolehkan masuk ke China untuk mengikuti ajang tahunan Miss World ke-65 karena terlalu vokal menyuarakan pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan beragama di China

Lin diam-diam naik pesawat ke Hong Kong berharap mendapatkan visa on demand di perbatasan kedua negara dan bisa masuk ke China tanpa diketahui, namun usahanya ini sia-sia karena pihak berwenang mengetahui kedatangannya.


Source:  REUTERS / Tyrone Siu, sindonews

Pria Ethiopia ini bikin pesawat terbang sendiri lantaran ditolak jadi pilot

Anggapremeh - Asmelash Zeferu pernah begitu kecewa dalam hidupnya karena ditolak masuk pelatihan pilot lantaran postur tubuhnya kurang tinggi satu sentimeter saja dari syarat seharusnya.

Asmelash Zeferu dan pesawat rancangannya

Namun karena tekad bajanya dia belajar melalui buku elektronik (eBook) dan situs YouTube untuk membuat pesawat sendiri.

Asmelash Zeferu sedang mengonsep pesawat rancangannya

Koran the Daily Mail melaporkan, Kamis (26/11), lelaki asal Ethiopia berusia 35 tahun itu ingin menerbangkan pesawat buatannya di Ibu Kota Addis Ababa untuk melamar pacarnya, Seble Bekele.

Zeferu belum pernah sekali pun menerbangkan pesawat dan dia berharap percobaannya berhasil. Sekitar lima bulan lalu dia sudah mencoba menerbangkan pesawat buatannya tapi baling-baling yang patah mengubur impiannya.

Asmelash Zeferu sedang pamer pesawat rancangannya


Sekitar 15 tahun lalu Zeferu mendaftar di Dire Dawa, akademi penerbangan dari maskapai Ethiopia Airlines. Dia ditolak karena tingginya hanya 170 sentimeter sedangkan syarat mendaftar menjadi pilot harus 171 sentimeter.

"Jika tidak bisa jadi pilot maka saya memutuskan membuat pesawat sendiri. Dengan begitu saya akan bisa terbang ke angkasa," ujar dia kepada stasiun televisi CNN.

Hasil dari pencariannya di buku elektronik dan situs YouTube membuat Zeferu memilih model pesawat yang pernah dipakai siswa pendidikan pilot di Amerika Serikat pada 1920-an dan 1930-an.Zeferu kemudian membeli suku cadang bekas di pasar Merkato di Addis Ababa.

 Asmelash Zeferu sedang mencoba pesawat rancangannya


Untuk bagian sayapnya dia membeli kayu impor dari Australia. Sedangkan pada bagian mesin dia menggunakan mesin empat silinder dari mobil VW kodok dengan kekuatan 40 tenaga kuda.

Dua hari lagi Zeferu akan mencoba menerbangkan pesawat buatannya itu. Dia berharap pesawatnya bisa melayang 10 meter saja di atas permukaan tanah.

Asmelash Zeferu sedang mengamati pesawat rancangannya


"Menerbangkan pesawat bukan perkara sulit. Yang bahaya itu mendaratnya," kata dia.

Source: Merdeka.com, image:dailymail