Dooor, Heboh! Perolehan KTP Dukung Ahok Akhirnya Menyalib 9 Partai

Anggapremeh - Juru bicara ‘Teman Ahok’ Amalia Ayuningtyas mengatakan keyakinan bisa mengalahkan perolehan suara PKS sudah diekspos sejak seminggu lalu.

Perolehan KTP Dukung Ahok Akhirnya Menyalib 9 Partai

“Alhamdulillah, kami sudah berhasil mengalahkan suara PKS. Sejak sepekan lalu kami sudah mengekspos keyakinan bakal mengalahkan suara PKS di media sosial twitter dengan tagar #KalahkanPKS,” tutur perempuan berjilbab yang akrab disapa Lia itu di markas ‘Teman Ahok’ di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (21/11/15).

Menurutnya, pencapaian ini mendongkrak semangat berjuang ‘Teman Ahok’ menjadi lebih tinggi lagi. Lia optimis pencapaian macam ini akan terus berlanjut, melihat target harian, mingguan, dan bulanan selalu terpenuhi.

Walaupun demikian Lia menegaskan ‘Teman Ahok’ tidak akan jumawa dan cepat puas. Para relawan ‘Teman Ahok’ tak akan berhenti berjuang mengumpulkan satu juta KTP untuk mendukung Ahok.

“Saya bersama teman-teman relawan lainnya akan terus berusaha semaksimal mungkin supaya target satu juta KTP untuk Pak Ahok tercapai,” ucapnya.

Lia pun berani memasang target melampaui perolehan suara PPP dalam waktu dua minggu ke depan. “Dan pada Januari 2016 kami optimis bisa mengalahkan Gerindra,” cetusnya.

‘Teman Ahok’ menargetkan pada Juni 2016 terhimpun sejuta KTP. Kemungkinan besar perolehan KTP itu akan melebihi target, karena dukungan untuk Ahok terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Suvei yang dilakukaan oleh sejumlah lembaga survei menunjukkan mayoitas warga DKI merasa puas dengan kinerja Ahok dan menginginkan Ahok memenangkan Pilkada DKI 2017.

Source: obsessionnews.com

Jokowi tantang Freeport RI Ambil alih tambang, Dolar AS bisa Rp 2000

Anggapremeh - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli memberikan saran supaya PT Freeport Indonesia dapat mengakhiri kontrak karya apabila tak mampu memenuhi lima syarat yang telah diajukan oleh Presiden Joko Widodo.

Adapun syarat pertama, Rizal mengatakan kalau PT Freeport Indonesia harus membayarkan royalti yang jauh lebih tinggi. Pemerintah sebelumnya menetapkan royalti tembaga yang naik dari 3,5 persen menjadi 4 persen, royalti emas naik dari 1 persen menjadi 3,75 persen dan untuk royalti perak naik dari 1 persen menjadi 3,25 persen.

Jokowi tantang Freeport RI Ambil alih tambang, Dolar AS bisa Rp 2000

Syarat kedua yang disebutkan Rizal adalah PTFI harus dapat bertanggung jawab atas limbah hasil eksplorasi tambang mineral di Gunung Bijih, Mimika, Papua Barat.

Ketiga adalah PTFI harus dapat melaksanakan ketentuan divestasi dengan cara melepas saham mayoritas ke nasional.

Keempat, Rizal menagih janji dari PTFI untuk dapat membangun pabrik pemurnian mineral (smelter) yang belum direalisasikan.

Yang kelima atau terakhir adalah PTFI dituntut untuk dapat memperbaiki lingkungan yang rusak akibat dari aksi penambangan yang secara masif.

"Kalau itu dipenuhi, (izin tambang) bisa dilanjutkan. Tapi kalau seandainya Freeport ngotot tidak mau penuhi, kembalikan kontrak karyanya karena Indonesia akan dapat durian runtuh," ujarnya di Jakarta, Rabu (18/11).

Pada saat disinggung mengenai divestasi saham PTFI, Rizal Ramli hanya memberikan komentar singkat. "Tunggu saja, sabar, nikmati dulu sinetronnya."

Kekuatan Sumber Daya Alam Indonesia dijajah Freeport

Gunung Bijih (Grasberg) tambang emas Indonesia

Pada awalnya, pada pemerintahan Gus Dur, Freeport pada awalnya menemukan sebuah cadangan emas di permukaan Gunung Bijih (Grasberg) di Mimika, Papua Barat. Sejalan dengan proses yang dilakukan eksplorasi secara masif. Freeport mengeruk Grasberg sampai menembus leher dan perut gunung.
"Tetapi di sebelah kirinya (masih) ada lagi cadangan, di sebelah kanannya ada cadangan," ujar Rizal.

Menurut Rizal Ramli, total cadangan emas yang dimiliki Freeport yang telah terbukti volumenya mencapai sekitar 16 juta kilogram (kg). Sementara untuk cadangan tembaga diperkirakan mencapai sekitar 1,5 miliar Kg dan itu juga belum termasuk komoditas tambang berharga lainnya.

"Cadangan emas Bank Indonesia itu hanya 100 Kg, China hanya berapa juta Kg. Freeport cadangan emasnya itu 16 juta kg. Bayangin kalau setengahnya saja kita masukkan ke dalam cadangan Bank Indonesia, rupiah bisa menguat ke berapa? Bisa menguat ke Rp 2.000 per US$," tuturnya.

Source:: hatree.co

Mengagumkan, Pria ini rawat istrinya yang lumpuh selama 56 tahun

Anggapremeh - Terkadang kehidupan yang sederhana justru memperlihatkan kisah cinta yang sejati.Seorang pria renta di desa terpencil Sunjiayu, Provinsi Shandong, China, dengan tulus hati dan penuh cinta merawat istrinya yang lumpuh hingga hanya bisa terbaring di tempat tidur selama 56 tahun.

Du Yuanfa rawat istrinya yang lumpuh selama 56 tahun

Koran the Daily Mail melaporkan, Jumat (20/11), Du Yuanfa, nama pria itu, berhenti dari pekerjaannya sebagai penggali tambang demi merawat istrinya, Zhou Yu'ai karena sakit lumpuh sejak 1959.

Du yang kini berusia 84 tahun dan istrinya 76 tahun baru saja menikah selama lima bulan ketika Zhou tiba-tiba mengidap penyakit misterius pada usia 20 tahun. Dia tiba-tiba tidak bisa menggerakkan badannya.

Pada saat itu Du masih bekerja sebagai penggali tambang di kota terdekat Tai'an.

Ketika itu Du hanya menerima informasi dari sepucuk surat yang dikirim keluarganya, berisi pesan pendek: "Istrimu sakit dan tak bisa bangun dari tempat tidur."

Du kemudian mengajukan libur panjang dari pekerjaannya dan pulang ke rumah. Ketika sampai dia melihat istrinya tak bisa melakukan hal yang sederhana sekali pun dan hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Dia mengatakan Zhou merasa seluruh tubuhnya kaku dan tak bisa berbalik. Dia bahkan tak bisa memegang benda apa pun dan harus disuapi untuk makan.

Du Yuanfa rawat istrinya yang lumpuh selama 56 tahun

Du kemudian berusaha menyembuhkan penyakit istrinya dengan membawanya ke sejumlah rumah sakit menggunakan kursi roda.

Diagnosa dokter ibarat petir di siang bolong: Zhou tidak akan bisa bangun dari tempat tidur selama sisa hidupnya.

"Jangan khawatir. Aku akan merawatmu selamanya," ujar Du kepada istrinya setelah mendengar pernyataan dokter itu.

Du kemudian berhenti bekerja untuk benar-benar merawat istrinya sepanjang waktu.

Pasangan suami istri itu tinggal di sebuah rumah sederhana. Du melakukan semuanya dari mulai mengganti sprei tempat tidur istrinya hingga mendidihkan obat tradisional China untuk diminum Zhou.

Du Yuanfa rawat istrinya yang lumpuh selama 56 tahun

Setiap hari, siang dan malam, Du merawat istrinya, menyuapinya makan, memijat, dan membersihkan badannya.

Kesetiaan Du membuat para tetangga terharu dan menolongnya dengan memberinya bahan-bahan keperluan untuk makan dan obat-obatan bagi istrinya.

Pemerintah setempat kemudian memutuskan akan membantu Du dengan memberinya uang santunan dari dana amal masyarakat.

Source: Merdeka.com

Walau ada bukti Rekaman dan Transkrip, Setya Novanto Merasa Diperas

Anggapremeh - Ketua DPR Setya Novanto merasa diperas dalam polemik pencatutan nama Presiden dan Wapres untuk menjamin kelancaran renegosiasi kontrak PT Freeport.

Sebab, pertemuannya dengan pengusaha minyak Reza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin direkam dan dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said.

Walau ada bukti Rekaman dan Transkrip, Setya Novanto Merasa Diperas

Dalam pertemuan itu, Novanto bersama Reza diduga meminta saham ke PT Freeport Indonesia dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Saya merasa ini kayak blackmail, juga begitu, diedar-edarkan," kata Novanto saat ditemui di kediamannya, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2015) malam.

"Saya begini juga Ketua DPR, kok sampai tega mem-blackmail begitu," ujarnya.

Novanto menegaskan, awalnya Maroef-lah yang menemui dia di DPR. Menurut dia, Maroef meminta jaminan agar kontrak PT Freeport bisa diperpanjang sampai 2041.

Setelah itu, PT Freeport bersedia membangun smelter. Namun, smelter itu bukan di Papua, melainkan di Gresik. Pertemuan kemudian berlangsung sekali lagi dengan pembahasan yang sama.

Dalam pertemuan ketiga pada 16 Juni 2015 di kawasan Pacific Place, Novanto akhirnya mengajak Reza karena curiga dengan maksud PT Freeport. Saat itulah pertemuan direkam.

"Saya enggak mengerti juga apa motif dan tujuannya mem-blackmail seperti itu," ujar Novanto.

Novanto menegaskan, transkrip pembicaraan dari hasil rekaman pertemuan yang kini banyak beredar di media sosial tidak utuh.

Novanto hanya menegaskan bahwa tidak pernah ada percakapan yang mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla seperti yang dituduhkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said.

Selain itu, menurut dia, tidak pernah ada pula permintaan saham atas nama Jokowi-JK baik dari dia maupun Reza.

Kendati demikian, Novanto tidak menjawab dengan tegas saat ditanya apakah akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

"Ya, yang jelas saya sudah menyerahkan semuanya kepada pihak yang saya percaya untuk menindaklanjuti, melihat substansinya apa?" tutur Novanto.

"Tapi, saya menyerahkan kepada publik untuk menilai masalah ini. Tidak mungkin saya mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden," ucapnya.

Dalam laporannya ke MKD, Senin (16/11/2015), Sudirman menyebut Setya Novanto bersama pengusaha minyak Reza Chalid menemui bos PT Freeport sebanyak tiga kali.

Pada pertemuan ketiga 6 Juni 2015, Novanto meminta saham sebesar 11 persen untuk Presiden dan 9 persen untuk Wapres demi memuluskan renegosiasi perpanjangan kontrak PT Freeport.

Novanto juga meminta agar diberi saham suatu proyek listrik yang akan dibangun di Timika, dan meminta PT Freeport menjadi investor sekaligus off taker (pembeli) tenaga listrik yang dihasilkan dalam proyek tersebut.

Sudirman turut menyampaikan bukti berupa rekaman dan transkrip pembicaraan antara Novanto, pengusaha, dan petinggi PT Freeport.

Source: Kompas.com

Meme KOPLAK Sindir Setya Novanto, Setelah Mama Minta Pulsa Kini Papa Minta Saham

Anggapremeh - Masyarakat baru saja bisa bernafas lega, karena bisa lepas dari bayang-bayang sindikat penipuan yang kerap menghantui melalui pesan singkat berisi tulisan “Mama minta pulsa”.

Beredar meme koplak buat sindir Setya Novanto "Papa Minta Saham"

Itu setelah Polda Metro Jaya sakses menangkap sindikat penipuan “Mama minta pulsa”, yang ternyata dipimpin pria singset paroh baya bernama Efendi.

Tapi, kelegaaan warga ternyata tak berlangsung lama. Seusai “Mama minta pulsa”, kini ada modus penipuan yang lebih dahsyat: “Papa Minta Saham”.

Beredar meme koplak buat sindir Setya Novanto "Papa Minta Saham"


Tidak main-main, modus penipuan “Papa minta pulsa” ini lebih spektakuler karena–meminjam tiga kata yang seakan jadi mantra saat pemilu–sangat terorganisir, terstruktur, dan massif.

Tunggu dulu, modus ini tidak seperti yang anda bayangkan, yakni disebar melalui ribuan sms per hari. Bahkan,  ini tidak ada dalam dunia nyata.

Sebab, kalimat tunggal tersebut merupakan bentuk sindiran dalam gambar meme di media sosial. Meme itu, ramai beredar seusai marak pemberitaan Ketua DPR RI Setya Novanto diduga mencatut nama Presiden Jokowi guna meminta saham ke PT Freeport Indonesia.

Beredar meme koplak buat sindir Setya Novanto "Papa Minta Saham"


Misalnya, Direktur Eksekutif Charta Politica Yunarto Wijaya melalui akun Twitter @yunartowijaya berkicau, “Mama minta pulsa dah ketangkap ya? Tinggal kapan Papa minta saham…”

Koordinator Jokowi-Ahok Social Media Valunteers (JASMEV) KartikaDjoemadi, lebih berani menuliskan kalimat sindiran melalui akun ‏@KartikaDjoemadi.

Beredar meme koplak buat sindir Setya Novanto "Papa Minta Saham"


“Setelah jaringan Mama minta pulsa ditangkap, nampaknya perlu ditangkap juga jaringan PAPA minta saham,” begitu yang tertulis di akun Kartika.

Hal senada juga dituliskan akun @suryadelalu, “Mama mah minta pulsa aja dipenjara. Apalagi minta saham..”

Sementara jurnalis sekaligus pemimpin laman Kompasiana, Pepih Nugraha, menuliskan “mama minta pulsa” tuh lagu lama, sekarang mah “papa minta saham” :).” pada akun miliknya.

Sedangkan akun ‏@Iwan1341 menyebut “Papa minta saham” dipakai untuk membeli mobil mewah. “Papa minta saham buat beli Lamborgini buat sekolah si dedek,” demikian kicauannya.

Akun seniman Ipang Wahid, bahkan tak segan menyebut saham perusahaan tambang PT Freeport dalam kalimat sindirannya.

“Sehabis ‘mama minta pulsa’, terbitlah ‘papa minta saham freeport’…,” begitu yang ditulis putra ulama Salahuddin Wahid tersebut.

Sedangkan akun pelawak Iwel Sastra, menilai “kicauan” itu sebagai lelucon.

“Ini contoh joke stand up comedy. Satir dan lucu,” demikian kicauannya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melaporkan politikus di DPR berinisial SN yang mengarah pada Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Pelaporan itu terkait dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam negosiasi perpanjangan kontrak dengan PT Freeport Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso mengatakan, memang benar anggota DPR berinisial SN mencatut nama presiden dan wapres, maka hendaknya harus meminta maaf kepada rakyat Indonesia.

“Ini jika SN itu benar terbukti mencatut nama Presiden, maka Presiden harus memerintahkan SN meminta maaf kepada semua rakyat Indonesia. Karena telah melecehkan simbol negara dengan mencatut namanya tersebut,” kata Bowo di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Source: Tribunnews.com

KOPLAK, Survey Di Twitter Netizen Lebih Pilih Sandal Jepit Ketimbang Fadli Zon

Anggapremeh - Fadli Zon serta rekannya Fahri Hamzah digambarkan netizen lebih rendah dari Sendal Jepit?

Setidaknya itulah yang tergambar dalam survei yang dibuat Rudi Valinka, aktivis sosial media, yang juga dikenal sebagai Akun Kurawa melalui twittnya di @kurawa.

Fadli Zon serta rekannya Fahri Hamzah digambarkan netizen lebih rendah dari Sendal Jepit?

Dirinya membuat survei berkesan olok-olok pada dua petinggi negara tersebut, yakni Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Dalam pertanyaan survei yang diajukan entah untuk tujuan serius atau main main, namun ditengarai berkaitan dengan kursi panas jabatan ketua DPR yang saat ini masih diduduki Setya Novanto, Akun Kurawa menuliskan pertanyaan terbuka kepada para pengguna twitter:

“Bantu isi survey yah, Jika anda harus memilih ketua DPR-RI pengganti SN :”
“- fadlizon/fahrihamzah”
“- sendal jepit”
Dalam survei yang diikuti oleh 3,832 votes, dalam lintas waktu 6:55 PM – 17 Nov 2015, secara mencengangkan mayoritas peserta survei memenangkan sendal jepit dan merendahkan kedua pejabat negara tersebut, sebagai Ketua DPR-RI.

Fadli Zon/Fahri Hamzah mendapatkan 3 % suara, sementara sendal jepit mendapatkan 97 % suara. Sangat tidak kompetitif.

Tidak ayal survei olok olok ini mendapatkan tanggapan beragam dari netizen yang kebanyakan berisikan cemoohan.

Akun @YusubSigit misalnya menulis : “anjrit ke klik yg 2 setan, undo gimana undo”

Adapun Wisnu Wardana melalui akun Wisnu Wardana ‏@nunuwsn menulis : “dosa apa guee, malah kepencet vote nya jon dan pahri”

Sementara netizen bernama Jenny, dengan akun @jen_l4u 7h menulis : “Sendal jepitttttt! Soalnya klo sendal jepit aku tau jelas manfaatnya Bang …”

Survei berkesan olok olok tersebut diyakini akan semakin mendapatkan perhatian lebih besar dari netizen, mengingat postingan tersebut baru di buat 17 jam lalu (17/11).***Red (Twitter)

Source: Fiskal.co.id

Lucu! Najwa Shihab Dilapokan Wakil MKD ke Bareskrim

Anggapremeh - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Margiono, menyarankan, Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR tidak melapor ke Bareskrim Polri terkait adanya dugaan bocornya surat laporan Menteri ESDM, Sudirman Said. Sebelumnya, surat laporan Sudirman Said dan dokumen pelengkap, berupa transkrip pertemuan antara oknum Anggota DPR dengan perwakilan PT Freeport Indonesia, tersebar di berbagai media.

Bahkan, dalam satu kesempatan wawancara ekseklusif dengan Najwa Shihab di salah satu stasiun televisi swasta, Senin (16/11/15) kemarin, Sudirman sempat mengkonfirmasi foto yang ditunjukan adalah surat laporan yang diserahkan ke MKD. Atas bocornya laporan dan transkrip ini, Wakil Ketua MKD, Sufmi Dasco Ahmad, berniat melaporkan hal ini kepada Bareskrim Polri. Namun, Margiono, menyarankan hal tersebut sebaiknya tidak perlu dilakukan.

Najwa Shihab Dilapokan Wakil MKD ke Bareskrim gara-gara Bongkar Skandal Papa Minta Saham

“Tidak perlu dan tidak usah. Tidak ada alasan yang mendasar untuk melakukan itu (pelaporan ke Bareskrim). Dimana tindak pidananya dan tindak kejahatannya?” kata Margiono saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (17/11/15).

Tidak hanya itu, Margiono menilai, yang ditampilkan Najwa Shihab sudah sesuai dengan prosedur jurnalistik dan dari sisi kode etik. Lebih lanjut, Margiono mengungkapkan, bagi wartawan ataupun jurnalis bisa mendapatkan data atau bukti yang terkait dengan informasi publik adalah sebuah prestasi tersendiri.

“Tapi, dia (Najwa) kan sudah melakukan konfirmasi ke Sudirman Said. Dia sudah melakukan uji informasi. Di kode etik disebutkan soal uji informasi, dan dia sudah melakukan itu,” ujar Margiono.

Sebelumnya, MKD berencana melaporkan kasus bocornya surat laporan Menteri ESDM. Menurut MKD, dalam tata cara beracara MKD, setiap surat laporan dan dokumen-dokumen terkait harus dirahasiakan, karena itu sudah menjadi dokumen negara.

Surat Sudirman Bocor, MKD Lapor ke Bareskrim

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR berencana melapor ke Bareskrim Polri atas kasus bocornya foto surat laporan Menteri ESDM Sudirman Said. Rencana pelaporan disampaikan setelah foto tersebut muncul dalam wawancara eksklusif pada program Mata Najwa di Metro TV, Senin (16/11/15).

“Hari ini saya akan laporkan ke Bareskrim,” kata Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi, Selasa (17/11/15).

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, saat Sudirman membuat laporan ke MKD, ia sadar laporan yang dibuatnya belum memiliki bukti. Sudirman hanya menyerahkan surat beserta sejumlah berkas sebagai lampiran.

Selain itu, Sudirman juga telah berkomitmen tidak membuka identitas anggota Dewan yang dilaporkan. Hal itu telah dibuktikan Sudirman ketika menggelar konferensi pers seusai membuat laporan ke MKD.

“Waktu kemarin membuat laporan, Pak Sudirman hanya diterima tiga orang. Semua lampiran yang diserahkan sudah menjadi dokumen negara, dan dalam tata cara beracara MKD itu harus dirahasiakan. Kami komitmen untuk itu sampai pengusutan selesai,” ujar Dasco.

Ia enggan menduga-duga siapa yang harus bertanggung jawab atas bocornya surat dan transkrip rekaman tersebut. Menurut dia, hal itu menjadi tugas dan wewenang aparat kepolisian untuk membongkar dan mengusutnya sampai tuntas.

Source: republika.co.id